Rabu, 10 Desember 2014

tugas kelompok koperasi

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Koperasi sebagai badan usaha dapat melaksanakan kegiatan di segala bidang kehidupan ekonomi, dengan memperhatikan bahwa usaha tersebut adalah usaha yang berkaitan dengan kepentingan anggota untuk meningkatkan usaha dan kesejahteraannya. Usaha koperasi terutama diarahkan pada bidang usaha yang berkaitan langsung dengan kepentingan anggota, baik untuk menunjang usaha maupun kesejahteraannya. Koperasi hadir di tengah-tengah masyarakat dengan mengemban tugas dan tujuan untuk mewujudkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.
Melalui tulisan ini, kelompok kami mencoba untuk memberikan beberapa informasi mengenai Koperasi Serba Usaha “Sepakat”. Adapun informasi tersebut kami dapatkan dari kunjungan kami ke koperasi. Selain itu tulisan ini dibuat guna memenuhi tugas mata kuliah softskill.
1.2 Rumusan Masalah
1.    Sejarah singkat koperasi
2.    Kelembagaan
3.    Jenis kegiatan/unit usaha koperasi
4.    Visi misi
5.    Tujuan
6.    Jenis simpanan yang ada di koperasi
7.  Syarat mengajukan simpanan

1.3 Tujuan
  Untuk menyelesaikan tugas mata kuliah softskill Ekonomi Koperasi
BAB 2 
ISI
 2.1 Identitas Koperasi
Koperasi Serba Usaha “Sepakat”
Jl. Moch. Kahfi 1 Ciganjur Jagakarsa Jakarta Selatan
No. Badan Hukum 4781/12-67 tgl. 27 Oktober 1971
2.2 Sejarah Singkat Koperasi
Koperasi ini berdiri dan aktif sejak tahun 1957 dengan pendiri pertamanya koperasi adalah Bapak Hasim (Alm) dan anggotanya merupakan warga yang bertempat tinggal di kelurahan atau wilayah setempat.
2.3 KELEMBAGAAN
Anggota Koperasi            : 87 Orang
Ketua Koperasi                : Ir. Alwi Izmi MP
Sekretaris                         : Irda
Bendahara                        : Edi Marzon
Manager                           : Irda
2.4 Jenis kegiatan / unit usaha Koperasi
Jenis kegiatan yang dijalankan koperasi ini adalah simpan pinjam
2.5 visi misi
1. Untuk meningkatkan penghasilan para anggotanya.
2. Untuk menawarkan barang dan jasa dengan harga yang lebih murah.
3. Untuk menumbuhkan motif berusaha yang berperikemanusiaan.
4. Untuk menumbuhkan sikap jujur dan keterbukaan dalam pengelolaan kopeasi.
5. Melatih masyarakat untuk menggunakan pendapatannya secara lebih efektif dan hemat.

2.6 tujuan
Untuk mensejahterakan anggota koperasi serta memajukan usaha koperasi.
2.7 Jenis simpanan yang ada di Koperasi
Ada 3 jenis simpanan. Pertama, simpanan pokok sebesar Rp 100.000,- yang hanya disetorkan pada saat awal mendaftar. Yang kedua, simpanan wajib yang harus dibayar setiap bulannya sebesar Rp 5.000,-. Yang ketiga, simpanan sukarela yang bisa disetorkan berapapun secara sukarela dan bisa disetorkan kapanpun, baik secara harian, bulanan, maupun tahunan. Untuk simpanan sukarela ini sifatnya seperti tabungan yang bisa diambil kapan saja, berbeda dengan simpanan pokok dan simpanan wajib yang hanya bisa diambil saat anggota sudah dinyatakan keluar dari koperasi.
2.8 syarat mengajukan pinjaman
Bagi yang ingin meminjam harus sudah menjadi anggota koperasi. Selain itu karena koperasi ini memiliki tujuan utama untuk memajukan usaha, maka anggota tersebut harus sudah memiliki usaha. Bagi anggota yang belum memiliki usaha atau ingin meminjam untuk membangun usaha, maka koperasi belum dapat memberikannya.

BAB 3
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Jadi Koperasi Serba Usaha merupakan koperasi yang bidang usahanya bermacam-macam. Misalnya, unit usaha simpan pinjam, unit pertokoan untuk melayani kebutuhan sehari-hari anggota juga masyarakat, unit produksi, unit wartel. Jadi koperasi Sepakat lebih melaksanakan kegiatannya dalam simpan pinjam, koperasi ini juga telah berbadan hukum. Dengan visi misi dan tujuan yang bagus koperasi ini dapat bertahan sampai sekarang.
3.2 KRITIK DAN SARAN
Sebaiknya unit koperasi di Indonesia baik itu di kota maupun di desa lebih diperbanyak, karena dapat membuat masyarakat sekitar lebih menjadi kreatif dan memungkinkan untuk membuka lapangan usaha sendiri yang dapat membantu perekonomian dari wilayah unit koperasi tersebut.


tugas tulisan ekonomi koperasi

9 Cara Merawat Rambut Sehat

10481sehat01.jpg
1. BERSIHKAN RAMBUT SECARA TERATUR
Agar kebersihan rambut dan kulit kepala terjaga, usahakan minimal membersihkan rambut anak dua hari sekali. Sebaiknya, aktivitas mencuci rambut bagi anak tidak terlalu lama. Satu atau dua menit pun cukup. Setelah itu, dibilas hingga bersih. Kebersihan rambut bisa membantu lancarnya sirkulasi darah pada kulit kepala. Rambut yang bersih juga membantu mengurangi stres dan membantu jaringan metabolisme agar tetap tumbuh dan berkembang secara normal. Kutu rambut pun tidak diberi kesempatan untuk hidup. Rambut wangi, bersih, dan segar.
Sedangkan pada bayi, keramas dapat dilakukan satu atau dua kali seminggu. Ingat, rambut bayi tidak terlalu kotor, selain tidak mengeluarkan banyak keringat. Rambut bayi juga tidak selebat rambut orang dewasa. Seminggu sekali bersihkan kulit kepalanya menggunakan baby oil lalu segera keramas.
2. PILIH SAMPO YANG TEPAT
Disarankan membeli sampo berkualitas baik yang mampu menghilangkan minyak, sisik kepala, dan membuat rambut si kecil jadi lebih lemas, gampang disisir, serta tidak mudah kusut. Ada banyak sampo pilihan buat anak. Sedangkan untuk bayi, pilihlah yang bahan aktifnya tidak mengiritasi mata dan tidak memicu alergi.
3 PILAH-PILIH SISIR
Gunakan sisir yang bergigi renggang atau sikat rambut yang tidak tajam. Sisiri rambut anak secara lembut. Bila tidak, salah-salah cara rambut si kecil malah rusak dan rontok. Jadikan acara menyisiri rambut ini sebagai ajang untuk menunjukkan kasih sayang dan menjalin kedekatan.
Kesehatan rambut erat kaitannya dengan pemilihan sisir yang tepat. Sisir yang kurang baik akan mudah menyebabkan rambut rusak atau rontok. Hindari membeli sisir berbahan nilon karena berisiko menyebabkan rambut mudah patah. Meskipun terlihat gaya, sisir berbahan metal juga dapat merusak rambut. Jangan lupa, bersihkan sikat dari sisa rambut yang tersangkut. Cuci dengan air hangat hingga bersih. Untuk bayi, gunakan selalu sisir bayi yang lembut.
4. GUNTING RAMBUT
Guntinglah rambut secara teratur. Selain untuk menjaga penampilan, rambut yang pendek juga memudahkan orangtua menjaga kebersihan rambut. Memotong rambut juga berguna agar ujung-ujung rambut tetap sehat, tidak bercabang, mudah patah, atau kering. Bahkan untuk bayi, orangtua bisa menggunduli anak dalam beberapa waktu tertentu. Selain rambut dan kulit kepala bayi mudah dibersihkan, rambut yang baru akan tumbuh lebih lebat dan hitam.
5. KONSUMSI MAKANAN BERGIZI
Rambut sehat memerlukan asupan nutrisi yang baik. Kurangnya asupan protein dan vitamin dapat membuat rambut rontok, kusam, kemerahan, berketombe, dan akhirnya rontok. Ingat, vitamin dan zat gizi berperan dalam menunjang kekuatan dan kesehatan rambut. Vitamin B kompleks, misalnya, jika asupannya kurang dapat menyebabkan rambut kusam, juga tumbuh suburnya ketombe. Sedangkan vitamin C dapat menjaga kekuatan akar rambut. Ingat akar rambut berperan dalam kesehatan rambut secara keseluruhan. Lewat akarlah, semua zat gizi diserap dan disalurkan ke rambut. Kurangnya zat besi juga berisiko menimbulkan kerontokan rambut. Zat belerang juga berperan dalam memberikan kilau pada rambut. Kandungan zat gizi ini dapat ditemukan pada ikan, telur, dan lain-lain. Sedangkan lemak berperan dalam menjaga kekuatan rambut, disamping kilau rambut.
Untuk bayi, sangat dianjurkan mengonsumsi ASI secara eksklusif. Ini karena ASI kaya kandungan gizi, tidak dapat tertandingi oleh susu formula atau nutrisi lainnya.
6. IKAT RAMBUT SAAT BEROLAHRAGA
Olahraga sangat baik untuk kesehatan. Namun, aktivitas itu juga berpotensi merusak rambut. Jika rambut anak panjang, ikatlah dan jepit ke atas. Pastikan rambut itu tidak menghalangi gerakan dan pandangan anak. Penggunaan ikat kepala atau bando juga bisa menjadi solusi. Selain tampil lebih gaya, rambut anak pun lebih terjaga. Bila menggunakan penutup kepala atau bandana, pilihlah yang cepat menyerap keringat sehingga tidak menumpuk di kulit kepala. Ingat, endapan keringat yang mengering dapat merusak akar rambut.
7. JAUHI SINAR MATAHARI
Terik matahari dapat merusak rambut. Itulah mengapa, saat bepergian di tengah terik matahari, usahakan memakai topi atau payung. Usahakan rambut terlindungi dari sinar matahari.
8. KENAKAN PENUTUP SAAT BERENANG
Saat berenang, kenakan penutup rambut setelah membasahi rambut seluruhnya. Selesai berenang cuci rambut untuk menghilangkan klorin yang menempel pada rambut. Jika mungkin kenakan kondisioner tanpa bilas sebelum Anda masuk ke kolam.
9. HATI-HATI SAAT MENGERINGKAN
Mengeringkan dengan handuk bisa jadi penyebab kerusakan rambut. Menggosok rambut basah dengan handuk membuat helai-helai rambut kusut dan mudah terjerat pada benang-benang di handuk, sehingga tertarik dan mudah putus, rusak pada kutikula, dan ujung rambut terbelah. Jadi, tepuk-tepuk saja rambut basah dengan handuk, lalu diurut sesuai arah pertumbuhan rambut. Memang cara ini agak makan waktu, tetapi berharga untuk rambut anak.
Saeful Imam.